Sabtu, 12 Oktober 2013
minggu pagiku
sapaan hangat matahari dipagi yang cerah ini menyentuh mimpiku dan menyadarkanku akan berharganya setiap nafas yang ku hembuskan, tak ingin kulupa akan rasa syukurku yang ingin selalu ku panjatkan bagi penguasaku dan penguasa seluruh alam semesta ini. masih terngiang saat ibu memandikanku, menyuapiku, menggendongku, semua ia lakukan yang terbaik demi kebahagiaanku, tanpa lelah ia menjagaku dari kejamnya dunia luar, dan tak terasa kini ku mulai beranjak dewasa, mulai mengenal apa yang namanya cinta, mulai mengenal apa yang namanya berjuang, sabar dan tegar,mungkin nanti aku tak kan merasakan apa yang aku rasakan saat aku masih kecil namun aku akan berperan menjadi seorang ibu yang merawat anaknya layaknya ibuku yang sabar merawatku diwaktu yang tepat dan saatnya nanti, semua akan terasa bahwa air mata ibu adalah sebuah perjuangan yang penuh dan tulus dari hatinya, tak sadar kadang aku telah tega melukai hatinya ,namun ia sembunyikan air matanya dengan memelukku, pelukan yang sungguh teramat hangat yang belum tentu dapat ku nikmati kembali, namun tak sadar juga akan khilafku yang durhaka kepadanya , tega membuatnya menangis dari sekian banyak lukanya yang ia rasa. dan semua akan terasa sangat begitu berhaga bila ia tak lagi disampingku dan terganti oleh suamiku kelak, ketika aku tak lagi dapat menyandingnya setiap hari setiap saat menit dan detik karena semua waktuku akan ku abdikan untuk suamiku kelak, namun tak ada satu orang pun yang mampu menggantikan besarnya kasih sayang seorang ibu,seburuk apapun ibu dimata orang lain ia selalu akan melakukan hal yang terbaik untuk anaknya.tak ada yang sadar ketika ibu masih disamping kita, namun akan terasa berharganya bila ia tak lagi mendampingi kita :') ibu adalah seorang yang hebat dimataku
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar